Refleksi Diri Hari ke-4 EKTUM ( Ekologi Tumbuhan)
Hasil diskusi kelompok 7 yang berjudul “ VEGETASI“
- · Pertanyaan pertama : Jelaskan zona-zona pada hujan tropis?
Jawaban:
a. Zona hutan hujan bawah : Terletak pada daerah dengan ketinggian tempat 0 – 1.000 m dari permukaan laut. Terdapat banyak spesies pohon anggota famili Dipterocarpaceae terutama anggota genus Shorea, Dipterocarpus, Hopea, Vatica, Dryobalanops, anggota famili Lauraceae, Myrtaceae, Ebenaceae, serta pohon-pohon anggota genus Agathis, Koompasia, dan Dyera.
b. Zona Hutan Hujan Tengah : Terletak pada daerah dengan ketinggian tempat 1.000 – 3.300 m dari permukaan laut. Secara umum, vegetasi hutan hujan tengah didominasi oleh genus Quercus
c. Zona hutan hujan atas : Terletak pada daerah dengan ketinggian tempat 3.300 – 4.100 m dari permukaan laut. Tipe vegetasi hutan hujan atas pada umumnya berupa kelompok hutan yang terpisah-pisah oleh padang rumput dan belukar.
Menurut Pendapat Saya: Saya setuju dengan jawaban tersebut karena sesuai dengan makalah kelompok 7.
- · Pertanyan: Ekoton zona peralihan mempunyai cirri khas sebutkan dan jelaskan?
Jawaban: Ciri khas di sini ekoton lebih banyak populasi,2 komunitas ada 2 ekoton dan spesises x berbeda. Ciri khas x ada anggrek warna merah 1 dan tempat satunya warna hijau berinterksi dan mendapatkan warna yang agak mirip dengan warna hijau dan merahyang dominan (persilangan)
Menurut Pendapat Saya: saya setuju dengan jawaban tersebut akan tetapi seharusnya di tambahkan kalau bercir-ciri khas di antara kedua tanaman tersebut.
- · Pertanyaan: Apakah hutan boreal apakah ada selain 4 musim panas,gugur,dingin,semi?
Jawaban: Tidak ada karena spesikasi khusus dengan komunitasnya. Dan ada di daerah lintang tertentu. Contoh tumbuhan daun berjarum dan pohon koniver ( pinus merkusy).
Menurut Pendapat Saya: setuju dengan jawaban kelompok 7
- Kesimpulan Hasil Diskusi: Zona-zona pada hujan tropis yaitu : zona hutan hujan bawah ,zona hutan hujan tengah ,zona hutan hujan atas. Ciri khas di sini ekoton lebih banyak populasi,2 komunitas ada 2 ekoton dan spesises x berbeda. Ciri khas x ada anggrek warna merah 1 dan tempat satunya warna hijau berinterksi dan mendapatkan warna yang agak mirip dengan warna hijau dan merahyang dominan (persilangan). Hutan borel tidak ada selain di 4 musim, karena spesikasi khusus dengan komunitasnya. Dan ada di daerah lintang tertentu. Contoh tumbuhan daun berjarum dan pohon koniver ( pinus merkusy).
- Kesimpulan Makalah: Komunitas adalah kumpulan organisme hidup yang saling berhubungan baik antara mereka maupun lingkungannya. Di dalam kehidupan bersama antara spesies terjadi bermacam-macam interaksi seperti: mutualisme, eksploitasi, parasit, komensalisme, dan kompetisi. Yang dimaksud dengan struktur komunitas adalah bentuk dari komunitas dilihat dari stratifikasinya. Ecotone adalah suatu zona (daerah) peralihan (transisi) atau pertemuan antara dua komunitas yang berbeda dan menunjukkan sifat yang khas. Faktor Yang Mempengaruhi Persebaran Vegetasi Hutan adalah Iklim, Keadaan Tanah, Tinggi Rendah Permukaan Bumi dan Makhluk Hidup (Biotik). Studi struktur dan klasifikasi komunitas tumbuhan (vegetasi) disebut juga fitososiologi analisis vegetasinya disebut analisis vegetasi yang dapat secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil diskusi kelompok 8 yang berjudul “ VEGETASI ( Metode) “
- · Pertanyaan pertama : Menurut anda kekurangan dan kelebihan dari metode analisis vegetasi seperti apa?
Jawaban :
Kekurangan : dalam mengelolah rumus-rumus yang ada.
Kelebihan : dengan metode ini kita bisa mengetahui jumlah spesies karena biar kita mengetahui jumlah spesies yang beragam.
Menurut Pendapat Saya : setuju dengan jawaban tersebut
- · Pertanyaan kedua : Non floristika metode kuadrat, garis, titik, dan kuarter yang paling mudah di gunakan metode apa?
Jawaban : Yang paling mudah menggunakan metode titik dan prosedur juga mudah dan singkat membuat 10 titik 10 cm dari tali raffia menyebarkan tali ravia pada titik. Melakukan 10 kali pengamatan, perhitungan dan mencari nilai penting di perhitungan, Alat dan prosedur mudah. Rumusnya dalam mengunakan kerapatan dominansi dan frekuensi dan utuk mengetahui populasi (sampel).
Menurut Pendapat Saya : Menurut saya metode yang paling mudah menggunakan metode kuadran karena dalam metode ini mudah di kerjakan dan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam pengerjaannya.
- · Pertanyaan ketiga : Mencontohkan dari proses perhitungan metode kuarter?
Jawaban : Conto perhitungannya
Jarak pohon rata-rata = 24 = 24 = 24 = 1,5
4 x (n) 4x(4) 16
Kerapatan Relativ = 12 x 100% = 75 %
16
16
Menurut Pendapat Saya : Setuju Dengan Jawaban Tersebut
- Kesimpulan Hasil Diskusi : Kekurangan dan kelebihan dari metode analisis vegetasi Kekurangan : dalam mengelolah rumus-rumus yang ada. Kelebihan : dengan metode ini kita bisa mengetahui jumlah spesies karena biar kita mengetahui jumlah spesies yang beragam. Metode yang paling mudah menggunakan metode kuadran karena dalam metode ini mudah di kerjakan dan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam pengerjaannya.
Kesimpulan Makalah :
- Vegetasi di definisikan sebagai mosaik komunitas tumbuhan dalam lansekap dan vegetasi alami diartikan sebagai vegetasi yang terdapat dalam lansekep yang belum dipengaruhi oleh manusia (Kuchler, 1967).
- Berdasarkan tujuan hipotesis kuantitatif komunitas vegetasi dikelompokkan ke dalam 3 kategori yaitu (1) hipotesis komposisi vegetasi dalam suatu areal dengan batas-batas jenis dan membandingkan dengan areal lain atau areal yang sama namun waktu pengamatan berbeda; (2) hipotesis tentang keragaman jenis dalam suatu areal; dan (3) melakukan korelasi antara perbedaan vegetasi dengan faktor lingkungan tertentu atau beberapa faktor lingkungan (Greig & Smith, 1983).
- Ada beberapa metode analisis vegetasi yaitu metode destruktif, metode nondestruktif, metode floristik, dan metode nonfloristik.
- Teknik pencuplikan dalam vegetasi ada beberapa cara yaitu; Kuadrat, Garis, Titik Kuarter, dan Teknik Ordinasi.
- Ada beberapa metode pemetaan vegetasi secara sederhana yaitu; Pemetaan Komunitas Tumbuhan Dari Satu Titik Konstan, dan Pemetaan Daerah Dengan Mencari Jarak Dan Sudut.

